26 Mar 2014

The One

Sejarah tidak akan pernah ditulis untuk mereka yang hidup biasa-biasa. Persatuan dan kepentingan bersama adalah modal utama untuk membangun sebuah peradaban

Sebuah kilas balik perjalanan sejarah peradaban besar di sekolah terbaik, SMA Negeri 1 Cikarang Utara (Kabupaten Bekasi)

Sekitar bulan Juli, 2009, pengumuman penerimaan siswa-siswi SMAN 1 Cikarang Utara, halaman sekolah ramai dikerumuni anak-anak baru gede berseragam putih biru. Nasib mereka ditentukan oleh dua lembar kertas yang masing-masing berisi pengumuman "selamat anda diterima..." atau "mohon maaf...".

Hari-hari pertama sekolah sama seperti umumnya tradisi di sekolah-sekolah di Indonesia, Masa Orientasi Siswa (MOS). Tapi! Cerita in bukan untuk membahas itu.

Satu tahun berada dalam lingkungan baru dimana bertepatan juga dengan Kepala Sekolah baru, siswa-siswi Sakura (Red: shortname) mengikuti sistem dengan peraturan akademik dan tata tertib baru pula. Di kelas X tersebut kami tercatat mengalami tiga kali perpindahan kelas, kelas MOS - kelas Reguler - kelas pilihan (dan reguler).

Homogenous Sexual Arrangement

Di tahun kedua masa sekolah kami dipilah-pilah. Awal prosesnya sama seperti di kelas X, tes tertulis kemudian tes wawancara berbahasa Inggris. Bilangnya untuk  mengetahui penempatan kelas di jurusan IPA atau IPS (pilihan atau reguler). Tapi ternyata safari Kepsek ke sebuah pesantren mengilhami tata kelas kami waktu itu, kelas laki-laki dan kelas perempuan.

Dari sini hadir dan eksis sebuah komunitas yang dikemudian hari menjadi sebuah peradaban tingkat tinggi, XI IPA 2.

Foto: Papan nama kelas

Kami terdiri dari empat puluh tiga siswa ditambah seorang murid pindahan dari Surabaya. Awalnya kami masih berwujud populasi-populasi yang masing-masing berkumpul menurut bakat dan minat individu-individu di dalamnya, misal gamers, futsal, dan lain sebagainya.
Untuk mempersatukan isi kepala masing-masing, dibutuhkan sebuah simbol lambang persatuan diatas perbedaan-perbedaan batu sandungan yang membatasi. Atas inisiasi Rafi dibantu sketsa gambar Dimas, muncullah Federation of Science Two (FROST). Dengan Bhinneka Tunggal Ika atau Unity in Diversity atau Pluribus Unum-nya, FROST hadir sebagai satu kesatuan entitas kelas.
Foto: Logo FROST

Ada sebuah kerancuan mengenai namanya, Federation of Science Two. Mengapa bukan Natural Science berhubung kami adalah Ilmu Alam? Pertanyaan ini disimpan untuk dapat diketahui jawabannya nanti.

Dengan demikian resmi-lah sebuah kelas berwali-kan ibu Rugun Hasibuan dengan ketua kelas Yudwari beserta staf dan anggota-anggotanya.

Tangible Power of The FROST

Belum usai sampai disitu, kemudian kami melengkapi kekuatan internal dengan official Facebook page, Federation of Science Two, kemudian ditambah akun resmi Twitter yang dipelopori Dio, @FROSTConsult, dan ditambah sebuah website karya Rieky, FROST.

Kemudian untuk meningkatkan prestis kelas, kami kompak membuat sebuah hoodie, digerakkan Andriansyah, sebagai seragam resmi.


Foto: Hoodie FROST
Rise of Civilization
Berdasarkan atas kebanggaan tersebut lah kami mulai menunjukkan jati diri siapa sebenarnya. Dimulai dengan hobi yang sama, yaitu:
  • Poker













  • Futsal





















  •  Bola Voli
  • Musik



















  • Travelling














Sehingga kami berhasil meraih prestasi pertama:

  • PC Assembling
















  • Juara II Lomba Futsal (Classmeeting), Tur Futsal SMA Cikarang, dan lain sebagainya.
Defending Our Prestige
Belum cukup sampai disitu, ternyata program pemilahan kelas ini berlanjut ke kelas XII. Sedikit berbeda dengan formasi awal dimana sekarang wali kelas kami adalah Bapak Syamsuardi, ketua kelas Eko, dan tambahan anggota baru, Imam.

Di kelas XII ini kami makin menggila dengan menambahkan atribut yang diantaranya:

  • Banner

  • Jersey Futsal











  • Adventure
















Dengan tambahan amunisi trsebut, kami memiliki prestis untuk terus berkarya mewujudkan mimpi dan cita-cita bersama. Kami pun berhasil mengukir:
  • Juara III Cerdas Cermat Kurma (Kuis Ramadan)
  • Juara III Tarik Tambang Classmeeting
  • Juara II Catur Dies Natalies
  • Juara II Lomba Lukis Tempat Sampah
  • Seorang Perwakilan Olimpiade IPA
  • Seorang Perwakilan IEC Visits to The Singapore
  • Dan lain-lain.
Farewell Time
Ada perjumpaan ada pula perpisahan. Tak terasa kisah-kasih di sekolah akan usai, suka-duka telah kami alami bersama. Agenda-agenda yang kami lalui menuju puncak kelulusan adalah:
  • Buka Puasa Bersama



  • Studytour to The Yogyakarta
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
  • Foto Buku Tahunan

  • Farewell Party















Begitulah kami apa adanya. Bahagia dalam kesederhanaan. IPA 2 luar biasa.

Profil Ringkas


Nama
Keterangan
Nama Resmi
Federation of Science Two
Nama Singkat
FROST
Kantor
Lab. Fisika dan Lt. 1 Gd. Baru sebelah Timur Lap. Futsal (XI) dan Lt. Dasar sebelah Tenggara Lap. Futsal (XII)
Wali Kelas
Rugun Hasibuan (XI) dan Syamsuardi (XII)
Ketua Kelas
Yudwari Adhica Nuredis Harahap (XI) dan Eko Pranata Lumban Tobing (XII)
Anggota
44 orang (XI) dan 45 orang (XII)
Arti Simbol
-Perisai: Melambangkan Civitas Akademik
-Untaian Padi: Melambangkan Kemakmuran
-Pita Menjulang: Melambangkan Kesejahteraan dengan Nama Bertulis FROST
-Kartu: Melambangkan Intelektualitas
-Angka 26: Melambangkan Semangat yang Dimeriahkan Setiap Bulan
-Sosis: Merepresentasikan Usaha Abdul Hafidz al-Baihaqi sebagai lambang Kemandirian
-Tabung Reaksi: Merepresentasikan Ilmu Alam
Situs Halaman
-FB: Federation of Science Two
-Twitter: @FROSTConsult
-Website: FROST
 

Lampiran-lampiran

Ada beberapa informasi menarik mengenai IPA 2, yaitu:

  • Bersaing ketat dengan IPA 1 mengenai hal akademik (walaupun terkadang kalah, namun kami menang secara diplomasi #nyontektugas)
  • Bersaing ketat dengan IPA 4 dalam prestis (misal logo, banner, futsal, dan sebagainya), namun ketika melawan kelas lain kami saling mendukung.
  • Kelas dengan jumlah terbanyak (45 orang)
  • Kelas yang paling sering berpartisipasi dalam acara (kecuali FFAK)
  • Memiliki enam pejabat tinggi di OSIS 
  • Mewakilkan Ketua Esacapala dan Wakil Ketua Paskibra (belum termasuk ketua-ketua acara)
  • Dan masih banyak lagi yang mohon maaf belum bisa disebutkan (menunggu revisi)
Snapshot  





Kami Sekarang

Setelah lulus, kami terpisah-pisah ke seluruh nusantara (lebih lengkap daftarnya lihat blog Muhafidz). Walaupun begitu ketika liburan kami masih menyempatkan diri bersilaturahmi.
  • Futsal
















  • Wisata Kuliner
















  • Tour






















Kenang-kenanglah kami!





















Salam hangat dari Jogja :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar